IMG-LOGO
Sedang Hangat: Beri Kado HUT Ketum PDI Perjuangan, Kader PDI Perjuangan Sumut Tanam 74.000 Pohon DPD PDI Perjuangan Sumut Sampaikan Selamat Atas Gelar Doktor Bunda Fitri DPD PDI Perjuangan Sumut, Ucapkan Bela Sungkawa Atas Wafatnya Asner Silalhi

Djarot Meminta Ampunan Tuhan Bagi Habib Yang Doakan Jokowi - Mega Berumur Pendek

Redaksi

Medan - 'Ya Allah, berikan ampunan bagi mereka yang mendoakan keburukan bagi para pemimpin kami. Buka pintu hatinya dan kiranya kembali ke jalan yang benar' .

Demikian, penggalan doa yang disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat. 

Petikan doa itu disampaikan Djarot dalam sela-sela sambutannya pada acara Rapat Koordinasi Pemenangan, Darma Wijaya dan Adlin Tambunan, Serdang Bedagai, Selasa (24/11/2020).

Seperti diketahui, viral dalam lini media sosial, seorang Habib menyampaikan doa agar Jokowi dan Megawati berumur pendek.

Menurut Djarot, doa merupakan hubungan vertikal seorang hamba kepada Sang Khalik.

"Doa itu haruslah dengan jiwa yang bersih. Jangan ada kebencian dan dendam. Rasulullah, mendoakan orang yang membencinya, kita harus meniru perilaku Rasul," jelasnya.

Dikatakannya, pada hari besar Islam seperti maulid Nabi Muhammad SAW, harusnya diperingati dengan cara-cara kebaikan, bukan melakukan ujaran kebencian, mengadu domba dan memecah belah persatuan.

"Kita harus bersyukur atas nikmat Tuhan dilahirkan sebagai bangsa yang majemuk, yang toleran yang menghargai satu sama lain dan diikat oleh Pancasila," imbuhnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga menuturkan, dirinya beberapa kali mengalami persekusi, ujaran kebencian, kekerasan verbal ketika suhu politik  Jakarta memanas kala itu.

"Saya juga beberapa kali terkena persekusi, dikatakan kafir, dikatakan darah saya halal. Namun saya mendoakan mereka agar terbuka pintu hatinya dan meminta kepada Allah agar melapangkan saya punya hati ini," tambahnya.

Djarot menegaskan keyakinannya, tentang doa yang buruk tidak didengar oleh Allah. Ia juga mengingatkan seluruh elemen partai tidak terprovokasi.

"Kita tidak usah terprovokasi, mari melakukan kerja-kerja partai agar pasangan Darma Wijaya dan Adlin Tambunan menang di Serdang Bedagai," pungkasnya.

  • Tinggalkan Komentar