IMG-LOGO
Sedang Hangat: Kunjungi Langkat, Rapidin Simbolon Lantik Satgas Dan Bagikan Tali Asih PDI Perjuangan dan Polda Sumut Sepakat Gotong Royong Berantas Penyakit Masyarakat Dan Covid-19 Kunjungi Asahan, Rapidin Simbolon Bantu Pembangunan Mushola SMA Swadaya Tinggi Raja

Kembali Telan Korban, Ketua DPRD Sumut Desak Percepat Pembangunan Jalur Sejajar Alternatif Jalur Medan - Brastagi

Redaksi

Medan  - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, Baskami Ginting mendesak  Kementerian PUPR, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemkab Karo, Deliserdang  untuk percepat pembangunan jalur alternatif Medan - Berastagi.

Pernyataan Baskami tersebut, menyusul peristiwa nahas yang terjadi di area itu akibat longsor, Sabtu (23/10/2021) lalu.

"Jalur itu (Medan - Berastagi) sudah berkali-kali longsor, kemudian terjadi penyempitan di beberapa titik yang bisa mengakibatkan kemacetan parah sampai beberapa jam. Sudah banyak keluhan masyarakat yang kami dengarkan," katanya, Senin (25/10/2021).

Menurut Baskami, perlu ada perhatian khusus terhadap kondisi jalan Medan- Berastagi, mengingat jalur itu sebagai satu di antara gerbang menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba (KSPN).

Tak hanya itu, menurut Baskami, sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Tanahkaro, Kabupaten Dairi juga ikut terdampak, bila jalur tersebut kerap terjadi masalah.

"Orang-orang akan berkurang minat ke sana, bila jalur itu sering bermasalah. Harus segera dipercepat pembangunan jalur alternatifnya," jelasnya.

Baskami juga menilai, proses distribusi pasokan sayuran dan buah-buahan yang berasal dari Kabupaten Karo, Dairi, Pakpak ke Kota Medan dan sekitarnya akan terganggu.

"Banyak dampak negatif yang akan kita terima bila jalur ini terganggu," tambahnya.

Kader PDI Perjuangan itu menjelaskan, pihaknya juga sudah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan  beberapa stakeholder.

"Sudah dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara komisi D DPRD Sumut dengan pemprov Sumut yakni Dinas Binamarga dan Bina Konstruksi, BBPJN, pemkab Karo, Deli Serdang dan DPRD Karo," jelasnya.

Pertemuan tersebut, lanjut Baskami memperdalam rencana pembangunan jalur sejajar Medan - Tuntungan - Kutalimbaru - Sembaikan - Laugedang - Berastagi.

"Solusi itu saya kira sudah sampai ke Menteri PUPR, Jakarta. Proses pembangunan harus segera rampung agar meminimalisir dampak negatif tersebut," jelasnya.

Baskami menjelaskan, perlu adanya kolaborasi antar stakeholder, guna mempercepat pross pembangunan jalur sejajar itu.

"Menurut saya jalur sejajar itu  merupakan solusi terbaik mengurai kemacetan dan menghindari longsor. Jarak tempuh bisa dipotong menjadi 50 hingga 60 menit dari yang biasanya 2 sampai 2,5 jam pada jalur biasa dalam kondisi lancar," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat (Dir) Lalu Lintas Polda Sumut, melaporkan terjadinya bencana alam berupa longsor di Jalan Jamin Ginting km 36, tepatnya jalur Medan - Sibolangit, pada pukul 19.30 WIB, Sabtu lalu.

Material longsor tersebut menimpa mini bus dengan Plat nomor B 2236 KFB dengan lima orang korban di antaranya korban jiwa dan luka-luka.

Dirlantas Polda Sumut, Kombes Valentino mengatakan, mobil minibus tersebut sedang melintas tatkala longsor terjadi.

"Ketika longsor terjadi satu unit Xenia berpenumpang 5 orang secara tiba-tiba ditimpa longsor batuan dan tanag dari tebing jalan. Kondisi mobil tertimbun material batu besar dan tanah," pungkasnya.

  • 1 Komentar

    1. Mantap ketua... Sekalian suruh tertipkan pasar tumpah dan terminal liar sepanjang jalan Medan Berastagi

    Tinggalkan Komentar