IMG-LOGO
Sedang Hangat: BSPN Medan Menjadi Cabang Terbaik, Djarot Ucapkan Selamat!   H. Djarot Saiful Hidayat Pimpin Apel Satgas Cakrabuana DPD PDI Perjuangan Sumut DPC PDI Perjuangan Labusel Laksanakan Rakercab II Dengan Semangat Memenangkan PSU

Matakin Gelar Perayaan Tahun Baru Imlek 2572 Nasional Secara online

Redaksi

Jakarta - Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) mengelar perayaan tahun baru Imlek 2572 tingkat nasional secara online, Minggu (14/2/2021).

Perayaan Imlek tahun ini dengan tema Bahaya Yang Datang Oleh Ujian Tian Niscaya Bisa Kita Atasi. Namun, Bahaya Oleh Kebodohan dan Kecerobohan Kita Sendiri Itu Sulit Untuk Diatasi. Ketua Umum Dewan Rohaniwan/ Pengurus Pusat MATAKIN (Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia) Xs. Budi S. Tanuwibowo menyinggung masalah pandemi Covid-19 yang masih melanda Indoensia.

"Tema ini mengingatkan bahwa apapun penyebab bencana termasuk pandemi sekiranya kita bisa kompak, sekiranya kita bisa melakukannya dengan sebaik-baiknya bersama-sama bergotong royong niscaya segala hal yang terlihat berat bisa diatasi meskipun membutuhkan waktu," kata  Xs. Budi S. Tanuwibowo dalam sambutannya.

Namun, lanjut Budi, sebaliknya jika kita alpa, lebih banyak sibuk untuk bertengkar satu sama lain maka bencana yang lebih besar akan datang. "Mudah-mudahan lewat tema yang diangkat dari salah satu kitab agama kita bisa menyadarkan kita semua bangsa Indonesia untuk fokus menangani segala persoalan yang kita hadapi," harapnya.

Sedangkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi tema perayaan Imlek Nasional tahun ini. Menurutnya, tema tersebut merupaka tema yang relevan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang sedang kita alami.

"Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasi melindungi kita semua dan segera mengangkat penyakit ini dari kehidupan umat manusia," harapnya.

Tahun ini merupakan tahun ke-22 bagi umat Konghucu dan masyarakat Tionghoa dapat merayakan tahun baru Imlek secara nasional. "Kenyataan ini menunjukkan makin kokohnya kebersamaan kita sebagai bangsa yang majemuk," terangnya.

Yaqut menekankan persaudaraan kita sebagai sebuah bangsa tidak boleh terganggu, apalagi sampai tercerai berai hanya karena perbedaan etnis.

"Agama dan negara saling membutuhkan dan saling mengokohkan untuk mewujudkan peradaban sebuah bangsa," jelasnya.

Perayaan tahun baru Imlek 2572 tingkat nasional ini juga dihadiri Wakil Presiden RI KH. Ma'ruf Amin dan sejumlah menteri yang lain.

  • Tinggalkan Komentar