IMG-LOGO
Sedang Hangat: Habiskan Dana 80 Milyar Tanpa Laba, Teyza : Arang Habis Besi Binasa APBD Merana DPD PDI Perjuangan Sumut Akan Laksanakan Perayaan Imlek 2022 Bersama Melanggar PP 54 Tahun 2017, Managemen PT PSU dan Komut Wajib Di Evaluasi Total

Rapidin Simbolon : Bawaslu Itu Wasit Bukan Pemain!

Redaksi

Medan - PDI Perjuangan menginginkan dan mengharapkan bahwa dalam pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang bisa berjalan dengan baik, adil, jujur, Bebas dan Rahasia, sehingga kwalitas demokrasi di Indonesia semakin baik.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Drs. Rapidin Simbolon dalam acara  Sosialisasi Pengawasan Pemilu Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 yang diselemggarakan Bawaslu dan DPR RI Komisi 2 di Hotel Grand Antares Medan pada Selasa (26/10/2021).

Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Junimart Girsang dan Bawaslu RI Fees Edwar Siregar, komisioner bawaslu Sumut dan Medan serta beberpa pengurus DPD PDI Perjuangan Sumut

Sebagai salah satu calon Pemilukda 2020, Rapidin menyebutkan bahwa dirinya merasakan tidak terciptanya suasa keadilan itu,

“Semua orang tahu bahkan penyelenggara dan pengawas pemilu mengetahui maraknya praktik politik uang, tetapi tidak ada tindakan dilapangan oleh penyelenggara, akhirnya saya harua menuntut sampai ke Mahkamah Konstitursi untuk mendapat keadulan dan jika praktik seperti ini di biarkan maka kita kwatir menjadi preseden buruk bagi pembangunan Demokrasi di Sumut” Ungkap Rapidin.

Kita mengetahui bersama, Lanjut Rapidin bahwa banyak sekali OTT kepala daerah karena kasus korupsi dan kita tahu bersama secara kasat bahwa banyak diantara mereka yang dalam memenangkan dirinya ketika pilkada melakukan maney politic,

“Saya berharap kedepannya penyelenggara Pemilu terutama Bawaslu mampu bertindak adil dan melakulan proses pencegahan agar tidak terjadi money politik, karena saya melihat Bawaslu belum melakukan trobosan yang signjfikan untuk menghilangkan praktek politik uang yang terstruktur dan sisitematis, padahal peristiwa itu benar-benar terjadi namun tak terlihat, ibaratnya seperti pohon kelapa bergoyang dihembus angin tetapi anginnya tidak terlihat” Papar Rapidin.

Diakhir Sambutannya Rapidin memberikan masukan agar memasukan dan mendudukan orang-orang yang memiliki dedikasi yang tinggi serta kejujuran agar bias mengawal proses demokrasi ini kedepan,

“Cari orang-orang Dibawaslu yang memiliki sifat jujur, adil dan profesional dalam menjalankan tugasnya untuk menghasilkan pemilu yang lebih baik kedepannya, dan yang lebih penting Bawaslu harus mampu bertindak sebagai wasit bukan Pemain dalam Pemilu kedepan” Pungkas Rapidin.

Sementara itu Junimart Girsang menyatakan bahwa kunci berkualitasnya Pemilu dan Pilkada terletak pada kinerja Bawaslu

"Pemilu dan Pemilukada bisa berlangsung secara baik, jujur, adil dan berkualitas ditentukan oleh sikap Bawaslu yang tegas dan berani mengambil tindakan hukum sesuai dengan UU termasuk saat KPU melakukan pelanggaran terhadap berbagai konflik atau pelaksanaan Pemilu itu sendiri” Ungkap Junimart.

  • Tinggalkan Komentar