IMG-LOGO
Sedang Hangat: Sosialisasi Medan Berkah Bersama Srikandi Kota Medan, Bunda Fitri Borong Roti Satu Gerobak Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Terima R.APBD T.A 2021 Dengan Beberapa Catatan JAMAN Relawan Jokowi All out dukung Bobby-Aulia, Ini Alasanya

Terkait UU Cipta Kerja, Ini Kata Masinton Pasaribu

Redaksi

Jakarta - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan yang Juga Ketua Umum Repdem Masinton Pasaribu angkat bicara terkait meledaknya penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di berbagai platform media sosial.

Dalam acara Apa Kabar Indonesia TvOne, Jumat (9/10/2020), Masinton Pasaribu disinggung soal hebohnya kasus Gedung DPR dijual.

Menanggapi hal tersebut, Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan bahwa plesetan semacam itu sudah biasa diterima oleh DPR.

"Jadi kalau kita melihat, ekspresi publik itu macam-macam. Umpama plesetan ke DPR itu ya, itu sudah lama kaya gitu." ujarnya.

Lebih lanjut lagi, Masinton Pasaribu menganggapnya sebagai bagian dari ekspresi publik merespons kebijakan DPR.

"Setiap keputusan di DPR RI maupun pemerintah pasti mendapatkan respons, baik positif maupun negatif. Ini hanya persoalan persepsi publik," tandas Masinton.

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan ini pun menuturkan bahwa saat masih berstatus mahasiswa, ia juga sering melontarkan kritik dan plesetan kepada DPR. Oleh sebab itu, kasus ini baginya adalah hal yang biasa.

"Kalau saya melihatnya perbedaan dalam era digital ini semua pendapat menjadi sebuah keniscayaan. Apapun yang dilakukan pemerintah baik eksekutif, legislatif, maupun yudikatif pasti tidak lepas dari perhatian publik. Disitulah partisipasi publik dalam bentuk pengawasan dari luar parlemen," kata Masinton.

"Cuma sekarang cepat viral karena era sosmed," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Masinton Pasaribu pun menyinggung soal UU Cipta Kerja yang dirasa akan bisa diterima seiring berjalannya waktu.

Menurutnya, tensi masyarakat akan menurun apabila RUU Cipta Kerja sudah berjalan dan disosialisaikan baik oleh pemerintah maupun DPR di dapilnya masing-masing.

"Tentu kalau sosialisasi RUU Cipta Kerja sudah berjalan baik dilakukan pemerintah secara masif maupun anggota DPR di dapilnya, kita rasa bisa menurunkan tensinya," ungkapnya.

"Awalnya ramai, tapi nanti setelah sosialisasi publik bisa terjelaskan secara rinci, baru kemudian nanti dengan sendirinya akan mereda," imbuhnya.

  • Tinggalkan Komentar