IMG-LOGO
Sedang Hangat: Bupati Taput terima Audiensi BMKG Stasiun Geofisika Wilayah Sumut Guna pemasangan EEWS Dilaksanakan Di Samosir, TOT Pelatih Guraklih Dan Saksi Gelombang IV Di Buka Hari Ini Pilkada 2020, Djarot Minta Kader PDI Perjuangan Waspadai Pemilih Hantu

Walikota Surakarta Tanggapi Surat Cinta Siswa Yang Rindu Sekolah

Wali Kota Surakarta Ceritakan Tujuan Utama KLB Demi Menyelamatkan Generasi Bangsa

Redaksi

Solo - Wali Kota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo menghadiri acara Penyerahan Hadiah Lomba Menulis Surat Cinta Kepada Wali Kota dan Vlog Competition di Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah, Senin (14/9/2020).

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Surakarta, Sis Ismiyati menyampaikan bahwa lomba ini diadakan diantaranya untuk menumbuhkan inovasi dan kreativitas anak, meningkatkan budaya dan minat baca tulis anak, dan sekaligus untuk menjawab surat terbuka Wali Kota Surakarta nomor 800/767, tanggal 8 April 2020 perihal tetap belajar di rumah.

Lomba ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan kewaspadaan terhadap pandemi Covid-19, sehingga anak-anak dapat menerapkan pola hidup sehat sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Penyerahan hadiah lomba pada hari ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Kunjung Perpustakaan.

Menanggapi surat dari para peserta yang kebanyakan rindu akan sekolah dan suasananya, Wali Kota Rudy juga mengungkapkan kerinduannya pada sekolah.

"Saya pun rindu ketemu anak-anak, karena setiap kali saya mengecek perbaikan sekolah, anak-anak tidak ada di sana, yang ada hanya Bapak/Ibu Guru,” tuturnya.

Wal Kota Rudyatmo mengaku mengambil keputusan yang berat ketika harus meliburkan sekolah untuk belajar di rumah.

"Yang namanya mengambil keputusan, itu resikonya besar, bahwa yang namanya perjuangan, butuh pengorbanan,” ungkap beliau. Sehingga pada tanggal 13 Maret 2020, Walikota Surakarta memutuskan Solo dalam kondisi Kejadian Luar Biasa.

"Tujuan utama saya adalah, saya hanya menyelamatkan generasi penerus,” lanjut Wal Kota.

Saat ini Pemerintah Kota Surakarta sudah menyiapkan media pembelajaran berupa radio dan sebentar lagi televisi pendidikan akan segera ditayangkan.

"Kenapa saya buat radio dulu, karena anak-anak saya minta untuk menjadi pendengar yang baik dulu; dan setelah itu anak-anak nanti akan saya ajak untuk menjadi pengamat yang baik, baru berbuat" imbuhnya. Walikota Surakarta juga berpesan agar tidak bosan untuk menulis.

  • Tinggalkan Komentar