IMG-LOGO
Sedang Hangat: DPD PDI Perjuangan Sumut Sukses Gelar Rakerda, Berikut Hasilnya! Songsong Hattrick Kemenangan 2024, DPD PDI Perjuangan Sumut Akan Laksanakan Rakerda Besok Istri Menkumham Berpulang, DPD PDI Perjuangan Sumut Sampaikan Duka Cita Yang Mendalam

Bahas Penanganan Banjir, Walikota Medan Bobby Nasution Lakukan Pertemuan Dengan Pihak BWS

Redaksi

Medan - Dalam Rangka Koordinasi bahas solusi Banjir Kota Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution, melakukan pertemuan dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II di Ruang Khusus Wali Kota, Kantor Wali Kota, Senin (17/5/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Medan didampingi Kadis PKPPR Benny Iskandar dan Kepala Bappeda Irwan Ritonga dan Perwakilan Dinas PU Kota Medan mengutarakan sejumlah permasalahan yang menyebabkan banjir di kota Medan. Salah satunya disebabkan karena pendangkalan dan penyempitan yang terjadi di sejumlah sungai.

"Banyak keluhan masyarakat yang saya dapati terkait permasalahan banjir. Oleh karenanya saya melakukan pertemuan dengan BWS Sumatera II ini guna mencari cara dan solusi untuk mengatasi permasalahan banjir yang terus terjadi di Kota Medan. Apalagi di malam hari raya idul Fitri kemarin, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai Deli mengalami banjir, tentunya kita harus bergerak cepat," kata Wali Kota.

Wali Kota Medan juga menanyakan keberadaan Kanal yang berada di Kecamatan Medan Johor, apakah dapat berfungsi guna mengantisipasi jika terjadi luapan air di Sungai Deli. Sebab berdasarkan pemantauan selama ini jika debit air sungai Deli tinggi dan menyebabkan banjir di bantaran sungai, kondisi kanal airnya normal dan seharusnya dapat menampung air dari sungai Deli.

Menurut Wali Kota, hal ini dapat dilakukan dengan membuat pintu di kanal baik itu yang dari sungai Deli maupun diujung sungai Percut. Sehingga jika debit air sungai Deli tinggi maka dapat dialirkan ke Kanal, namun jika Kanal sudah penuh dan melawati batas pintu kanal di sungai Deli dapat di tutup kembali.

"Jika Kanal dapat difungsikan untuk menampung air dari sungai Deli nantinya kita akan lihat di bantaran sungai apakah masih terjadi banjir. Kalau masih terjadi banjir maka solusi untuk pemindahan masyarakat di bantaran sungai akan dilakukan," Kata Wali Kota.

Sementara itu Kepala BWS Sumatera II, Maman Noprayamin ST MT mengungkapkan terkait dengan Penanganan banjir di Kota Medan, Pihaknya telah memprogramkan dan saat ini sudah mendekati akhir desain. Hanya saja menurutnya di beberapa sisi di kota Medan banyak permasalahan, baik itu lahan, penyempitan aliran sungai, bangunan Infrastruktur yang menghambat aliran maupun drainase.

"BWS ditahun ini tengah dan akan melakukan normalisasi dan pembangunan tanggul atau tebing sungai secara spot - spot diantaranya sungai Deli di jalan Yong panah hijau, Medan Marelan, sungai Babura jalan Kapten Pattimura, Kecamatan Medan Baru. Kemudian Sungai Percut, Medan amplas dan Sei kambing di Kecamatan Medan Sunggal, serta sungai Putih di Kecamatan Medan Baru dilakukan pelebaran alur sungai," jelasnya.

Kepala BWS juga menjelaskan Di tahun 2022 BWS juga melakukan Normalisasi dan pembangunan tanggul atau tebing. Diantaranya sungai badera, sungai Belawan, sungai Babura, sungai percut, sungai Deli, sungai Sei Kambing. Tentunya Program kerja yang dilakukan ini dapat mengatasi permasalahan banjir di Kota Medan.

"Selain itu kami juga memprioritaskan penyelesaian bendungan Lau Simeme yang diperkirakan akan selesai di bulan 4 tahun 2022 Artinya jika ini selesai nantinya 30 sampai 40 persen banjir di Kota Medan bisa di reduksi," ujarnya.

Selanjutnya Kepala BWS juga mengungkapkan pihaknya siap melakukan koordinasi dan Kolaborasi dengan Pemko Medan dalam mengatasi permasalahan banjir di kota Medan. Salah satunya akan memfungsikan kanal untuk mengantisipasi tingginya debit air di sungai Deli dengan membuat pintu di Kanal. Selain itu menentukan titik pembuatan kolam di aliran sungai Bedera.

 

  • Tinggalkan Komentar