IMG-LOGO
Sedang Hangat: Habiskan Dana 80 Milyar Tanpa Laba, Teyza : Arang Habis Besi Binasa APBD Merana DPD PDI Perjuangan Sumut Akan Laksanakan Perayaan Imlek 2022 Bersama Melanggar PP 54 Tahun 2017, Managemen PT PSU dan Komut Wajib Di Evaluasi Total

Dihadapan H. Darma Wijaya, BPJSK Puji Komitmen Pemkab Sergai Sukseskan JKN-KIS

Redaksi

Sergai - Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya lakukan penandatanganan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJSK), di ruang kerjanya, kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Selasa (30/11/2021).

Dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan Komitmen Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) dalam menyelenggarakan program jaminan kesehatan bagi masyarakat,

“Kami berkomitmen penuh dalam mendukung penerapan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Tanah Bertuah Negeri Beradat. Kesehatan masyarakat merupakan salah satu hal vital yang penting dalam mewujudkan visi Sergai yang Maju Terus: Mandiri, Sejahtera, dan Religius,” ucapnya.

Ia menyebut, masyarakat yang sehat dan religius merupakan salah satu poin yang terkandung dalam Sapta Dambaan (SAPDA), yaitu 7 program andalan yang dicananangkan dirinya dan Wakil Bupati H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP, untuk membangun Sergai.

“Tanpa masyarakat yang sehat, mustahil program pembangunan akan berjalan. Karena itulah mengapa kerja sama dengan BPJSK ini merupakan sinergi yang baik sekali, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu yang saat ini kepesertaannya di BPJSK sudah dicover oleh pemerintah lewat program Penerima Bantuan Iuran (PBU),” terang Bang Wiwiek, sapaan akrabnya.

Namun, Bupati meminta OPD terkait, terutama Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten Sergai aktif melakukan updating atau pembaharuan data masyarakat Sergai yang bisa digolongkan sebagai PBI. Hal ini, katanya, demi mencegah terjadinya ketimpangan di tengah masyarakat.

“Penting sekali bagi kita untuk memperbaharui data kepesertaan PBI secara berkala supaya warga yang sudah tidak sesuai kriteria atau tidak layak lagi mendapat bantuan, bisa dikeluarkan dan digantikan oleh warga kita yang memang membutuhkan. Program ini harus tepat sasaran supaya bisa menjangkau secara luas,” tegasnya.

Di kesempatan ini, Kepala Cabang BPJSK Lubuk Pakam, dr. Nur Eva Parindury, mengapresiasi kesungguhan Pemkab Sergai dalam memastikan kualitas aspek kesehatan masyarakat.

“Kami berharap lewat pertemuan kita hari ini, kerja sama yang mutualis bisa tercapai dan tentunya program JKN-KIS yang dicanangkan oleh pemerintah bisa berjalan lebih optimal kedepannya,” ucap dr. Nur Eva.

Dirinya menyebut, saat ini total sudah ada 382.542 warga Sergai atau sekitar 57.2 % (dari total 668.496 warga) yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.

“Dari jumlah kepesertaan itu, 220.824 tergolong dalam PBI. Rinciannya, 176.232 PBI APBN, 42.640 PBI APBD (Pemda) dan 1.952 PBI APBD (Pemprov). Sisanya sebanyak 161.718 merupakan peserta non-PBI,” jelasnya.

Terkahir, dr. Nur Eva berharap Pemkab Sergai juga bisa ikut berperan dalam mengekkan kepatuhan badan usaha agar mendaftarkan pekerjanya dalam program BPJSK.

“Pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar bagi setiap orang dan hal ini semaksimal mungkin harus dijamin, terutama oleh pemerintah dan badan usaha,” tutupnya.

Ikut hadir dalam kegiatan ini Kepala BPJSK Sergai  Risdamayani Sarummaha,Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Nina Deliana Hutabarat, S.Sos, M.Si, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM dr. Bulan Simanungkalit, M.Kes, dan Plt. Dinas Kesehatan Liagustina Simamora

  • Tinggalkan Komentar