IMG-LOGO
Sedang Hangat: PDI Perjuangan Sumut Dan PW Al - Washliyah Sepakat Jalin Hubungan Untuk Kemaslahatan Ummat Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Sambangi Kegiatan Pendidikan Kader Pratama Se Kepulauan Nias Buka Pendidikan Kader Pratama DPC Nisel, Rapidin Simbolon Ingatkan Kader Untuk Solid

Kapolres Samosir Berhasil Tangkap 8 Pejudi Dan Razia Prostitusi, Bungaran Sitanggang : Kok di Demo?

Redaksi

Jakarta - Terkait khabar akan ada demonstrasi yang meminta Kapolda untuk mencopot Kapolres Samosir, AKBP Josua Tampubolon, Jurnalis Senior dan Advokad Bungaran Sitanggang angkat bicara dan dirinya mengaku heran,

Pasalnya Kapolres Samosir, AKBP Josua Tampubolon oleh banyak pihak dinilai berhasil memberantas judi di Samosir,

“Bahkan tidak kurang dari dua bulan, beliau berhasil menangkap jaringan perjudian termasuk Bandarnya, Ketegasan Kapolres Samosir ini boleh jadi diacungi jempol perlu didukung oleh seluruh masyarakat Samosir” Ujar Bungaran dalam keterangannya pada kamis (7/10/2021).

Bahkan kata Bungaran, kini Polres Samosir sedang sibuk memberantas penyakit masyarakat, baik judi Prostitusi, hingga dugaan permainan Proyek dan ini sungguh berita yang menggembirakan bagi Samosir,

“Namun belakangan ini ada yang aneh saat Kapolres Samosir terus berupaya melakukan penegakan hokum, kabarnya akan di Demo pada Jumat, 8 Oktober 2021 besok, dan pihak pendemo minta Kapolda mencopot Kapolres Samosir” Ungkapnya

Tentu tindakan Pendemo tersebut sangat tidak masuk akal, karena tindakan Kapolres sudah benar-benar di jalur yang tepat dalam memberantas penyakit masyarakat di Samosir.

“Saya mencurugai ada muatan politis dari rencana tersebut, meski saya berharap tidak sampai sejauh itu, karena jika itu terjadi maka kapan Samosir bisa di Bangun dengan konflik yang tak pernah usai tersebut, Akibatnya tentu rakyat Samosir yang jadi korban karena para elite politik terus berkonflik” Paparnya

Untuk itu Bungaran meminta Kapolda Sumatera Utara untuk jeli dalam menyikapi persoalan tersebut. Karena memberantas perjudian tidak semudah membalikkan telapak tangan, dan harus ada kerjasama dari semua pihak terutama masyarakat,

“Sebagai putera asli kelahiran Samosir, saya berharap semua pihak dapat menahan diri dari konflik yang merugikan rakyat dan sebaliknya bersama bergandengan tangan membangun Samosir dan melupakan masa lalu pada pilkada lalu” Pungkasnya.

  • Tinggalkan Komentar