IMG-LOGO
Sedang Hangat: BSPN Sumut Segera Laksanakan Rakor Dalam rangka Konsolidasi Menyongsong Pemilu 2024   Brigaldo Sinaga Wafat, Atas Nama PDI Perjuangan Sumut Dr. Sutarto Sampaikan Dukacita Rayakan Lebaran DImasa Pandemi, DPD PDI Perjuangan Sumut Gelar Halal Bihalal Virtual  

Ketum PDI Perjuangan Hj. Megawati Sukarnoputri Pimpin Rakornas Bidang Pariwisata

Redaksi

Jakarta –  DPP PDI Perjuangan laksanakan rapat koordinasi Nasional Bidang pariwisata yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Hj. Megawati Sukarnoputri, digelar secara virtual yang diikuti oleh sejumlah pengurus DPP PDI Perjuangan, Rabu (7/4/2021).

Dalam rapat tersebut PDI perjuangan mendorong inovasi dengan menjadikan lingkungan hidup yang lestari dan gerakan mencintai bumi sebagai kekuatan utama bangkitnya sektor pariwisata yang terdampak berat oleh pandemi covid-19.

Sejumlah menteri juga hadir sebagai pembicara.

Diantaranya adalah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Hasto Kristiyanto menjelaskan bahwa bicara pariwisata tak bisa dilepaskan dari tujuan mewujudkan Indonesia yang berkepribadian di dalam kebudayaan.

Artinya, berbasis pada kecintaan pada budaya Indonesia yang asli dan kaya.

Hasto menuturkan Ketua DPP PDIP bidang UMKM, Ekonomi Kreatif dan Digital, Prananda Prabowo, pernah membuat lagu yang terinspirasi dari Proklamator RI Soekarno, yang juga kakeknya.

Yakni bagaimana Bung Karno, dalam setiap pandangan serta alam pikirnya, selalu mencintai Indonesia.

"Judulnya, Aku Mencintai Indonesia. Yang menggambarkan politik pariwisata bisa dilakukan dengan baik, jika kita punya semangat yang sama seperti Bung Karno, mencintai Indonesia tanpa batas," kata Hasto dalam siaran persnya, Rabu (7/4/2021).

Bukan hanya kekayaan budaya, Hasto mengatakan Indonesia memiliki alam raya yang indah sebagai kekuatan pariwisata.

Namun sayangnya, keindahan itu justru kerap dirusak sendiri oleh politik pembangunan.

Hasto menekankan, kader-kader PDIP tak boleh mengulangi kesalahan politik pembangunan era Orde Baru yang tak memperhatikan aspek sustainability lingkungan.

"Sekarang kita justru harus bisa menampilkan sawah dengan indah, kuliner yang jadi promosi pariwisata selama memenuhi aspek cita rasa, kualitas, bumbu, dan higienis," urai Hasto.

Maka itulah, PDIP ingin mengembalikan wajah politik hijau yang memperindah keseimbangan alam alias pro lingkungan.

Hasto mengatakan Megawati Soekarnoputri telah mengingatkan bahayanya alam kita yang rusak oleh bencana ekologi.

"Maka dalam politik perencanaan pembangunan kita harus memperhatikan perubahan iklim yang dampaknya yang dahsyat dalam bencana lingkungan," kata Hasto.

  • Tinggalkan Komentar