IMG-LOGO
Sedang Hangat: DPD PDI Perjuangan Sumut Sukses Gelar Rakerda, Berikut Hasilnya! Songsong Hattrick Kemenangan 2024, DPD PDI Perjuangan Sumut Akan Laksanakan Rakerda Besok Istri Menkumham Berpulang, DPD PDI Perjuangan Sumut Sampaikan Duka Cita Yang Mendalam

MK Terima Gugatan Hasil PSU Pilkada Madina, Jadwal Sidang Akan Diberitahu

Redaksi

Madina - Mahkamah Konstitusi terima permohonan gugatan hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Pilkada Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang diajukan oleh pasangan calon nomor urut 2, Dahlan-Aswin

Sesuai dengan registrasi perkara nomor 139/PHP/.BUP-XIX/2021. Pemohon memberikan kuasa kepada Janter Manurung, dan termohon dalam perkara tersebut adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madina.

Dalam akta registrasi tersebut MK dalam waktu dekat akan memberitahukan jadwal persidangan

Ketua KPU Kabupaten Madina, Fadillah Syarief SH membenarkan informasi terkait laporan pemohon Paslon Dahlan-Aswin yang telah diterima MK dan sudah diberikan registrasi

“Permohonannya sudah diterima dan diregistrasi. Kami tinggal menunggu pemberitahuan selanjutnya soal jadwal sidangnya,” kata Syarief kepada MohgaNews, Kamis malam (6/5/2021)

Kata dia, KPU Kabupaten Madina selaku termohon dalam gugatan tersebut sedang menyiapkan berbagai hal untuk menghadapi gugatan Dahlan-Aswin.

“Kita sedang diskusikan, termasuk menyiapkan kuasa hukum dan sebagainya. Artinya kita siap dan akan patuh atas keputusan MK nanti,” tambahnya

Dapat diketahui, sengketa Pilkada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Madina tahun 2020 ini merupakan jilid kedua masuk ke Mahkamah Konstitusi RI. Sebelumnya pasangan calon nomor urut 1, Sukhairi-Atika dan pasangan calon nomor urut 3 Sofwat-Zubeir melakukan langkah yang sama (menggugat ke MK) setelah KPU Kabupaten Madina menetapkan pasangan Dahlan-Aswin sebagai peraih suara terbanyak pemilihan tanggal 9 Desember yang lalu. Dalam rapat rekapitulasi penghitungan suara, pasangan Dahlan-Aswin lebih unggul dari pasangan Sukhairi-Atika dengan selisih 372 suara.

Setelah melalui persidangan di MK, lembaga tersebut memutuskan dan memerintahkan KPU Kabupaten Madina melakukan pemungutan suara ulang di 3 TPS yang ada di 2 desa, yaitu TPS 1 di Desa Bandar Panjang Tuo Kecamatan Muara Sipongi, laluTPS 1 dan TPS 2 di Desa Kampung Baru Kecamatan Panyabungan Utara.

Setelah dilakukan PSU pada 24 April yang lalu, KPU melakukan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara dan menetapkan pasangan Sukhairi-Atika sebagai peraih suara terbanyak dengan selisih suara akhir 154 suara dari pasangan Dahlan-Aswin. KPU selanjutnya menetapkan pasangan Sukhairi-Atika sebagai Bupati dan Wakil Bupati Madina terpilih. Namun, di sisi lain pasangan Dahlan-Aswin saat ini sedang menggugat di MK.

  • Tinggalkan Komentar