IMG-LOGO
Sedang Hangat: BSPN Sumut Segera Laksanakan Rakor Dalam rangka Konsolidasi Menyongsong Pemilu 2024   Brigaldo Sinaga Wafat, Atas Nama PDI Perjuangan Sumut Dr. Sutarto Sampaikan Dukacita Rayakan Lebaran DImasa Pandemi, DPD PDI Perjuangan Sumut Gelar Halal Bihalal Virtual  

Presiden Jokowi Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri Kejar Anggota KKB

Redaksi

Jakarta - Presiden Joko Widodo memerintahkan kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan juga Kapolri Jend Pol Listyo Sigit Prabowo untuk mengejar anggota Kelompk Kriminal Bersenjata (KKB).

Hal itu menyikapi adu tembak antara KKB dan TNI pada Minggu (25/04/21) berakibat gugurnya Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny.

"Saya juga telah memerintahkan kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk terus mengejar dan menangkap seluruh anggota KKB. Saya tegaskan, tidak ada tempat untuk Kelompok-kelompok Kriminal Bersenjata di Tanah Papua maupun di seluruh pelosok tanah air," tegas Jokowi.

Atas gugurnya Kabinda Papua tersebut dalam kontak senjata dengan KKB, Presiden Jokowi menganugerahkan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi atas dedikasi pengabdian dan pengorbanan Kabinda Brigjen TNI I Gusti Putu Danny.

"Atas Nama Rakyat bangsa dan negara saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga dan yang ditinggalkan," ujar Jokowi.

Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya gugur dalam kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata atau KKB di Beoga, Puncak, Papua. Brigjen Putu gugur ditembak di bagian kepala.

Saat itu, sekitar pukul 15.50 WIT, Brigjen Putu beserta Satgas BIN dan Satgas TNI-Polri yang tengah dalam perjalanan menuju Desa Damber tiba-tiba dihadang oleh kelompok KKB.

Saat itulah aksi baku tembak pun terjadi di sekitar gereja Desa Dambet, Beoga, Puncak. Brigjen Putu Danny terkena tembakan saat terjadi kontak tembak di bagian kepala.

  • Tinggalkan Komentar