IMG-LOGO
Sedang Hangat: Peringati HUT RI KE 77 Tahun, DPD PDI Perjuangan Laksanakan Upacara Dan Gelar Berbagai Lomba HUT 77 Tahun Indonesia, Rapidin Simbolon : Harus Dimaknai Dengan Terus Berjuangan Untuk Indonesia Papah Veteran Perang, Oloan Tunjukkan Bhaktinya Pada Pejuang Kemerdekaan

Survei Charta Politika : PDI Perjuangan Masih Jadi Partai Pilihan Pertama

Redaksi

Jakarta - Hasil survei Charta Politika terkini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat masih akan memilih PDI Perjuangan (PDI-P) apabila pemilu legislatif (pileg) digelar saat survei dilakukan. Hasil survei memperlihatkan, sebanyak 24,1 persen responden survei memilih PDI-P. Partai berlambang banteng moncong putih itu jadi yang teratas dipilih dibandingkan partai politik lainnya. "Pada partai politik, sampai dengan saat periode dilakukan, PDI Perjuangan masih menjadi pilihan tertinggi publik," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, dalam keterangannya, Senin (13/6/2022).

Yunarto mengatakan, setelah PDI-P, ada Partai Gerindra di posisi kedua dengan 13,8 persen. Kemudian, Partai Golkar dengan 11,3 persen di posisi ketiga dan PKB di posisi empat dengan 8,3 persen. Sementara itu, Partai Demokrat berada di posisi lima dengan 7,2 persen suara. "PDI-P, Gerindra, Golkar, PKB dan Demokrat sebagai lima partai teratas pilihan publik," ujar dia.

Pada posisi enam elektabilitas partai politik diduduki oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 7 persen. Lalu, ada Partai Nasdem di posisi tujuh dengan 5,3 persen. Posisi delapan ada Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 2,7 persen. Posisi sembilan ada Partai Amanat Nasional (PAN) 2 persen. Posisi sepuluh ada Partai Perindo dengan 1,3 persen dan posisi 11 ada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 0,6 persen.

Berikut secara lengkap urutan elektabilitas partai politik dalam survei Charta Politika ; 1. PDI Perjuangan 24,1 persen, 2. Gerindra 13,8 persen, 3. Golkar 11,3 persen, 4. PKB 8,3 persen, 5. Demokrat 7,2 persen, 6. PKS 7 persen, 7. Nasdem 5,3 persen, 8. PPP 2,7 persen, 9. PAN 2 persen , 10. Perindo 1,3 persen, 11. PSI 0,6 persen, 12. Hanura 0,4 persen, 13. Gelora 0,3 persen, 14. Partai Ummat 0,1 persen, 15. PKPI 0,1 persen, 16. PBB 0,1 persen.

Survei dilakukan pada 25 Mei hingga 2 Juni 2022 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah sampel sebanyak 1.200 responden yang tersebar di 34 provinsi. Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat atau multistage random sampling dengan margin of error lebih kurang 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

 

  • Tinggalkan Komentar